Pandanglah diujung sana
kawan
Lihatlah dengan kelopak
matamu
Dia hidup dalam
ketakutan
Ketakutan mencari
sesuap nasi
Dia hidup tanpa
pendidikan
Tak berilmu tinggi
Dia hidup dalam derita
Dari nestapa pemuda
malam
Dia hidup dalam
tangisan
Menunggu kebahagian
datang
Apakah kau tak mengerti
kawan
Apa yang dia rasakan
Lihatlah kawan dengan
kerendahan hatimu
Janganlah kau bawa
tahta hidupmu
Lihatlah dengan kelopak
indah matamu
Apakah yang kau lihat?
Apakah dia begitu
dekil,lusuh dan bau?
Apakah kau mau
mendekati dia?
Inginkah kau menemaninya bernyanyi?
Dekatilah dengan sapaan
lembut tanganmu
Ajaklah bernyanyi
Tak perlu berlama
Hanya butuh penghargaan
darimu kawan
Inginkah kau mendengar
isi dibenaknya
Andai kau tau yang dia
butuhkan
Kepedulian dari istana
bumi dia dilahirkan
Dimana dia dibesarkan
Berharap dia tak
diacuhkan
Impiannya adalah besar
ditanahnya
Bukan dirampas kesejahteraannya
Dia adalah anak jalanan
Korban dari kerakusan
tahta dan harta
Dia pahlawan keluarga
Pahlawan jalanan
Tumpang tindih dengan
kerasnya kehidupan
Masihkah kau akan acuhkan
dia kawan???